Lifestyle is an Art

“Apa yang harus aku lakukan?”

Lintas salah remaja saat terbangun dari ranjangnya di pagi hari dan disambut oleh hangatnya teh.

“Apa yang harus aku lakukan?”

Kecewa diriku, saat aku harus menerima (lagi) anugerah kehidupan ini apabila harus diselimuti oleh kemalasan. Aku memang tidak pinta untuk terjun ke dunia tetapi saat aku lahir, aku dituntut surga atau neraka? sukses atau merana? baik atau buruk?

Dahulu yang selalu insecure seperti “mereka enak ya hidupnya wah” dan kini harus “ok, aku siap mengejar dan bersaing” —

“Mulai dari mana yah?” cenderung rumit untuk memikirkan pola dari A-Z sehingga menjadi “ah ribet nanti aja deh” lantas sebuah perang alam kesekian kalinya dimulai.

Kenapa ya untuk memiliki gaya hidup estetis aja susah dan selalu monoton? ‘nanti’, ‘nanti’, dan ‘nanti’ dan tentunya fase dimana peran ‘malas’ dan ‘ego’ beraksi. Perlu kita ketahui, bahwa kita sangat meng-implementasikan tapi juga salah menggunakan atas pemikiran ahli dari;

Herbert Read

Seni adalah ekspresi dari penuangan hasil pengamatan dan pengalaman yang dikaitkan dengan perasaan, aktivitas, dan psikologi ke dalam bentuk karya

Mayoritas, yang kita tuangkan bukan ke dalam bentuk karya yang tentunya dapat menghasilkan keuntungan pribadi melainkan dalam bentuk status sosial media yang mana pro kontra akan ber-kobar atas kehidupan pribadinya. I’ts okey it could be observation.

Tapi bagaimana jika gaya hidup ditambahkan dari pemikiran salah pahlawan Indonesia?

Ki Hajar Dewantara

Seni merupakan perbuatan manusia yang bisa mempengaruhi dan menimbulkan perasaan indah

Menarik bukan? Secara fundamental kita ingin sekali untuk mendapatkan perasaan yang indah tetapi kita sendiri yang selalu menggalau ntah apa. Oleh karena itu, kita harus bersikap dinamis bukan hanya sekedar memilih kehidupan secara instan. Mewarnai kehidupan tergantung bagaimana kita menyikapinya dan relatif. Mulai dari :

  1. Mendata kegiatan hari per hari
  2. Menebarkan senyuman dan kebaikan
  3. Menjaga ibadah
  4. Menjaga kesehatan dari segi olahraga dan pola makan
  5. Mengurangi rasa kepo dan kritikal
  6. Ada tekad (paksaan) untuk membaca sesuatu
  7. Melakukan hobi
  8. Mengatur keuangan
  9. Kritis akan sesuatu
  10. Menyalurkan bakat dan solusi
  11. Ber-eksperimen
  12. Mengasumsikan kehidupan selanjutnya

Kegagalan sekalipun rugi, tidak masalah. Hidup dan seni itu memiliki keabstrakan hal sama yang sangat berarti. Seni dalam Hidup itu akan bisa dijadikan sebuah pengalaman yang dapat  dituangkan pada suatu karya (bersifat nilai plus) sehingga kita berada di ujung perjalanan yaitu pemikiran seni dari

Eric Ariyanto

Seni adalah aktivitas, rohani, dan batin yang direfleksikan dalam bentuk karya dan dapat membangkitkan perasaan seseorang yang senang melihat atau mendengarnya
Hidup itu beraneka ragam
Seni itu indah
Hanya bagaimana kita bermain pola
(Visited 1 times, 1 visits today)

13 Comments

  1. Prince Ali from ababwa 25 Juni 2019 at 4:30 pm

    Tulisan yang Bagus , namun akan lebih baik jika menggunakan bahasa yang mudah di mengerti.

    Reply
  2. Dedde 25 Juni 2019 at 4:31 pm

    Karyanya bagus

    Reply
  3. Deskiana rahmadhina 25 Juni 2019 at 4:36 pm

    Lanjutkan

    Reply
  4. shela 25 Juni 2019 at 4:37 pm

    bagus♥♥♥♥

    Reply
  5. Assyifa 25 Juni 2019 at 4:45 pm

    Bagus nanget dongg isi dari blog nya,terus gabosen juga bacanya, semoga kedepannya bisa semakin baik ya

    Reply
  6. Rendy firmansyah 25 Juni 2019 at 4:47 pm

    Seni adalah ledakan”

    Reply
  7. Dara 25 Juni 2019 at 4:50 pm

    bagus, tp mungkin untuk anak2 di bawah umur bahasa nya ada yg kurang untuk dimengerti.

    Reply
  8. namjonie 25 Juni 2019 at 4:51 pm

    kerennnn❤

    Reply
  9. safabasmah 25 Juni 2019 at 5:03 pm

    seni itu kemampuan akal manusia untuk menciptakan sesuatu keindahaan dan nilai yg tinggi

    Reply
  10. Virgi 25 Juni 2019 at 5:04 pm

    Hidup adalah anugerah maka dari itu harus kita syukuri

    Reply
  11. Ricky 25 Juni 2019 at 5:46 pm

    Kerenn dah pokoknya

    Reply
  12. yaya 25 Juni 2019 at 7:33 pm

    i like it💖

    Reply
  13. Chasye 26 Juni 2019 at 1:30 pm

    Aesthetic words💯

    Reply

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *