Mengalir Seperti Air

Taoisme. Banyak orang yang belum tahu apa itu ajaran Tao. Kalau kita cari tentang Taoisme di internet, pasti kebanyakan dari artikel yang menjelaskan Tao itu bilang bahwa Tao adalah agama yang berasal dari Cina. Emang nggak salah kok kalau kalian dan artikel yang kalian baca menganggap Tao itu agama. Tapi bagi gua, Taoisme adalah sebuah ajaran atau sebuah filsafat hidup.

Dikutip dari web.budaya-tionghoa.net, “Asal mula Taoisme berawal dari masa Kaisar Kuning (Huang Di, 黃帝), selanjutnya digagas oleh ajaran filsafat dari Laozi (老子), kemudian diorganisasi sebagai sebuah agama oleh Zhang Daoling (張道陵), beliau dikenal sebagai Guru Langit Zhang (張天師) dari agama ini.”

Taoisme itu dasarnya adalah filsafat dan ajaran Daodejing (道德經) milik Laozi, tetapi Taoisme itu belum atau tidak pernah berkembang menjadi suatu ajaran yang dogmatik. Makanya kalau dibilang Taoisme itu agama, ajarannya nggak dogmatik, kurang tepat.

Pandangan Taoisme terhadap kehidupan

Manusia sama halnya dengan makhluk hidup lain, berasal dari alam dan memiliki waktu hidup yang terbatas. Maka dari itu, manusia harus menghargai tubuhnya, mengembangkan kemampuan fisik dan spiritualnya. Apa pun yang diinginkan haruslah selalu dalam sikap tidak berlebih-lebihan.

Manusia seharusnya melakukan perbuatan-perbuatan baik dan bermanfaat bagi makhluk lain. Selalu bersikap sederhana dan tidak berlebihan. Mencintai sesama manusia dengan tujuan kedamaian batin. Kematian bukanlah akhir dari semuanya, akan tetapi merupakan awalan dari masa atau keadaan yang berbeda dari kehidupan.

Yin dan Yang

Gua yakin kalian semua nggak asing sama yang satu ini. Yin dan Yang, hitam dan putih, baik dan buruk, positif dan negatif. Dalam Taoisme semua benda di alam semesta ini memiliki Yin dan Yang. Begitu pun manusia, memiliki sesuatu yang positif dan negatif. Kedua hal tersebut harus seimbang untuk dapat menghasilkan tenaga atau kekuatan. Yin dan Yang harus saling melengkapi untuk mencapai keseimbangan.

Masih banyak hal-hal yang nggak gua tulis tentang ajaran Taoisme ini. Karena yang mau gua tekankan adalah bahwa kita sebagai manusia itu harus menjalani semuanya dengan tegar dan santai. Semua ada baik dan buruk. Bukan berarti kita nggak boleh melawan hal yang buruk dan tetap santai. Semuanya harus seimbang.

Biarkan semuanya mengalir seperti air, mengikuti arus dari hulu ke hilir.

(Visited 4 times, 1 visits today)

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *